Hi guys…,
Selamat datang di new era of Laundry…
Dulu bangunan berwarna hijau seberang purchasing office ini jarang dilirik orang apalagi untuk mampir sekedar chit chat. Tapi itu dulu…. Sekarang laundry is the new De La-aundry ato orang pribumi bilang Laundry gitu lho, he he he whatever. Meski dengan fisik bangunan yang sama, tanpa renovasi, kini De La-aundry bukan cuma menarik buat dilirik, orang lewat gak tanggung2 buat noleh, melambai bahkan sengaja berhenti sekedar say hi… ato malahan ada yang mungkin sengaja meluangkan beberapa menit bersenda gurau. Fun memang berada di lingkungan De La-aundry sekarang ini. Lihat saja Tiara (eng), semenjak jadi De La-aundry frekuensi jadwal toilet Tiara pun meningkat. Dulu hanya 3 kali sehari, sekarang 6 bahkan 8 kali sehari. Kebetulan lokasi toilet bersama berseberangan dengan De La-aundry, aji mumpung mo pipis sambil ngecengin para pujangga, cetus Tiara saat ditanya tentang De La-aundry.

Tidak ada yang jelek atau salah akan situasi laundry yang dulu, namun sekarang ini lingkungan laundry semakin nyaman, happy n penuh senyum dan tawa. Kehadiran para pujangga pujangga dari departemen lain, merupakan faktor utama dari positif-changing ini. Mr. Dwija, calon muda ketua PHDI bali, saat ini masih menjabat ketua PHDPc. Bapak (wibawa) Saputra, atau yang lebih dikenal dengan Putra. Sabar, pengertian, perutnya lumayan besar (Ary said “papa peyutnya sexy”). Jangan salah perut besar bukan banyak makanan, ada banyak petuah didalamnya. Bafak Budi Ostap, cool guy, fun, choppy jaw (saat makan). Great guy to work with, kalo jalan badan sedikit miring kiri (i believe he’s new watch is to heavy). Sika, the only smoker di De La-aundry, ya.. jadi kesepian saat break time. Para pujangga yang selalu siap bekerja keras dan penebar pesona ini berada dibawah pengawasan seorang supervisor Made Sudiastika atau orang orang lebih mengenalnya dengan Kadek Puncak. Bersama sama mereka berusaha meningkatkan standard kualitas dan kuantitas kerja departemen yang selalu ditimbuni dengan kain yang kotor dan tidak jarang berbau busuk. Tapi sungguh mulia hati para perkerja De La-aundry ini. Seperti pepatah bilang, “Kalau kamu dilempari dengan kotoran (poo), balaslah dengan melempar bunga.” Meski De La-aundry selalu dijejali dengan berbagai linen, towels, napkin, baju yang kotor bahkan bau, mereka selalu membalasnya dengan setumpukan linen, towels, napkin, baju yang bersih, harum dan rapi. ——– okay kembali ke bahasan utama———-
Dengan ide2 yang fresh, bebagai program baru telah diaplikasikan para pujangga dalam upaya peningkatan standard kerja di De La-aundry, dan bahkan program2 ini telah menunjukan titik terang dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan lingkungan kerja yang semakin asyiiikk….. Laundry gitu Lho… Berikut beberapa program yang telah berhasil diaplikasikan:
1. B’fast. Daily basis dari 8 am – 10.30am. Berkat relasi yang sangat baik dengan warung Agus (Own by Suryantika) dan warung nyoman (own by Nyoman Antara) niscaya program ini berjalan pelan tapi pasti. Egg any style, bacon, sausages, potato cake, dan berbagai pilihan pastry dan bakery. B’fast program ini tidak hanya dinikmati oleh para penghuni De La-aundry, bahkan merembes ke boating department. Alit Boat, begitu orang memanggilnya. Senantiasa menjadi pelangan tetap b’fast time De La-andry. Penciuman yang tajam menjadi radar utama bagi Alit. Merayap dibelakang bangunan De La-sundry sudah menjadi keahliannya. Kalau asuransi ada istilah All Risk, dia punya satu istilah All In atau orang tua kita bilang AAA (apa ada a**h). — choppy….!!—-
2. Afternoon icy break. Progarm ini berlangsung 3 – 5 kali seminggu. Biasanya kita dengar British punya culture afternoon tea time, di De La-aundry saatnya menikmati sesuatu yang dingin, yang bisa bikin segar ditengah panasnya tempat kerja. Icy break berlangsung dari jam 2pm – 4pm, frozen crush ice dengan cita rasa red watermelon or yellow pineapple atau yang sering dinamakan popcicle menjadi menu utama dan senantiasa ditemani strawberry smoothie buatan para the best bartenders. Kombinasi yang pas… Pendapat serupa juga diungkapkan oleh salah satu sahabat kita. Tentu semua orang tau Made Parya alias Dudung, yang menjadi salah satu pelanggan setia afternoon break time. Always come on the right day and the right time, thats how he is (amah ngut). Bukan hanya Dudung, banyak sahabat sahabat lain yang ikut merasakan nikmatnya popcicle and smoothie. —”we welcome u all”—
3. Daily fresh fruit. Tidak ada yang paling pas selain buah segar buat snack. Tersedia berbagai jenis buah, dan uniknya lagi, semua nama buah yang masuk De La-aundry diawali huruf A dan diakhiri huruf O; adagrapeLho, appleLho, adaorangeLho, adapearLho, adakiwiLho, adabananaLho, adaplumLho, adastrawberryLho, adarambutanLho. Kauntitas buah sangat tergantung akan jumah check out room, terima kasih kepada Yudana, Nengah, Abdi dan special thanks buat Elis, Yoga, Firman, Bobo dan rekan lainnya, yang mendukung penuh program snacking ini. Semoga tuhan selalu memberkati kalian dengan buah buahan, sehingga program De La-aundry ini bisa berjalan lancar, – amen-
4. Tea Time, dari 8pm – 11pm. Matahari tenggelam, hembusan hawa dingin datang. Terlebih lagi setelah menikmati makan malam, yang ada perut penuh, mata ngantuk (Dwija said “sometime…”). Mata ngantuk, kerjaan numpuk, leher sakit tiap kali harus nunduk, melipat handuk, gak ada waktu buat duduk, pulang kerja badan letih… nduks. Okay back to tea time. Shambhala Ginger Tea, sangat pas menemani, selain citarasa hangat yang ada dalam ginger tea yang berkasiat memperlancar aliran darah segar ke sekujur tubuh dan believe it or not, teh ini mampu memberikan suntikan tenaga instan bak kasiat STMJ. Thanks to Eni, Ayu, Fadzil yang selalu menjadi sumber tetap pengadaan teh yang juga mengandung madu ini. Lets see if Dudung would delivered that tea someday.
Bagi anda yang ingin tahu tentang De La-aundry lebih jauh, jangan sungkan sungkan untuk mampir. Pintu kami selalu terbuka (lock broken) dan siap menerima kehadiran anda dengan senyum dan ciuman hangat. Berbagai saran, kritik, ide ide tentu sangat kami harapkan terlebih lagi bantuan baik phisik (pastry, buah) maupun mental untuk meningkatkan kualitas pelayanan De La-aundry.
Special thank you bagi pihak pihak yang selama ini telah mendukung sepenuhnya program2 baru De La-aundry, Nyoman Adi, Agus Suryantika, Elis, Yoga, Sophia other restoran staff, Firman, Bobo, Cristo,dan rekan butler lain Eni, Ayu, Fadzil dari Shambhala Spa, Ugeng, Manyuela, Wayan, n others recreation crew, para bartender, Pande, Putu, Azmi, Nadya. Para rekan dari hausekeeping Yudana, Nengah, Konok, Abdi dan pihak lainnya. Ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada regular customer setia Alit Boat, Dudung dan para pengunjung lain; Putu Popeye Gedang, Yoga Plumber, others.


Tidak cukup sampai disini, para pujangga masih mencoba untuk mengembangkan berbagai program lain, salah satu yang sudah dibahas dan masih dalam perancangan budget yaitu Cocktails Night. Lets wait and see how its turn up… nothing is impossible Laundry gitu lho…





Recent Comments